Perdamaian Aceh “tidak menggunakan uang negara”

Kalla2Siapa yang menyangka kalau perdamaian Aceh tidak mengeluarkan uang banyak…. Tetapi masyarakat mestinya tahu bahwa uang yang digunakan pada perdamaian Aceh itu bukan uang negara. Terus uangnya siapa ? Sungguh mulia orang yang rela mengeluarkan uang pribadinya demi menyelamatkan penderitaan pengungsi di Aceh, penderitaan GAM dan tentara di hutan yang berlangsung puluhan tahun. Berapa uang negara yang habis selama ini menangani masyarakat pengungsi, tentara dan peralatannya yang berjuang di sana.

Berikut kutipan curahan hati orang yang berperan dibalik kisah “perdamaian Aceh” :

Baca lebih lanjut

Kenangan 1 Muharram (1 syuro=jawa) di Parangkusumo

Penasaran

1 Muharram adalah tahun baru Hijriyah/ tahun baru islam dikenal dengan hijrahnya Nabi Muhammad dari kota kelahirannya menuju Madinah dengan penuh pengorbanan.
Menjelang 1 Muharram 1430 H  kali ini, saya teringat setahun yang lalu, yaitu tahun 2007/ 1429 H bersama Utengwy di pantai Parangkusumo. Waktu itu saya penasaran dengan cerita Mas Uteng tentang malam 1 syuro, malam selasa dan jumat kliwon di pantai Parangkusumo sangat ramai.

Baca lebih lanjut

Akhir Desember, institusi pada menghitung SHU

Sebuah artikel dari blognya Fuad Anis yang berjudul “Masaya menghabiskan anggaran”. Pada artikel diceritakan bahwa bulan November dan Desember biasanya padat dengan berbagai kegiatan. Beliau banyak mendapat undangan dari Dinas Kesehatan dengan jadwal yang bersamaan.

Artikel lain pada blogger makassar yang berjudul “Memburu anggaran”. Sebuah artikel yang sedikit menggelikan karena dalam artikel tersebut dinyatakan : “seandainya dilaksanakan perlombaan untuk kalah cepat menghabiskan anggaran pada institusi di bulan desember, semua institusi pasti menang, kecuali yang rugi hanyalah negara”. He…he… betul juga ya. Pantas aja negara selalu rugi, karena di akhir tahun ternyata ada perlombaan menghabiskan anggaran. Bagaimana pendapat anda tentang perlombaan ini ?

Sekarang, diakhir2 Desember, para oknum di institusi bersiap2 menghitung Sisa Hasil Usaha (SHU). Berapa keuntungan financial dari proyeknya negara Indonesia ini ?

Apakah suatu saat ada juga yg mengaku dirinya Tuhan ?

Belum lama ini umat Islam diresahkan dengan adanya yang mengaku dirinya sebagai nabi, padahal dalam alqur’an dikatakan bahwa nabi yang terakhir adalah Nabi Muhammad SAW.

Sekarang muncul lagi pengakuan baru, yaitu Lia Eden megaku dirinya sebagai malaikat Jibril pada Kerajaan Tuhan. Wah sungguh aneh pengakuan manusia jaman sekarang. Tanda2 apakah semua ini ?

Apakah suatu saat ada orang yang berani mengaku dirinya sebagai Tuhan ? Nauzu billaah. Semoga Allah memberikan ampun kepada hambanya yang keliru………….

Ajal, siapa yang tahu

Betul2 ajal, tidak memandang bulu, mau tua, muda, ataupun tengah2. Tidak ada manusia hebat di dunia ini yaang dapat menangkal datangnya ajal.
Contoh, di kantor tempat kerjaku baru2 ini, sangat mengejutkan dengan meninggalnya Kamaruddin yang masih berumur 30 an tahun yang hanya semalam di RS. Tidak lama kemudian di bulan November, Ali Palenne umur 40 an tahun tiba2 meninggal di rumahnya. Dan hari ini 16 Desember 2008, dr. Muliadi, M.Kes yang masih berusia 40 an tahun tiba-tiba meninggal di bandara Cengkareng tepatnya jam 21.00 WIB. Konon kabarnya, beliau stroke. Sungguh jahat stroke ini, seorang dokter dibuat tak berdaya.
Melihat kedatangan ajal ini, kita memang harus selalu siap menerima ajal kapan dan di mana saja. Jadi tidak boleh menunggu, nanti pensiun baru mau bertobat, karena ajal tidak memiih2 umur. Bertobatlah dari sekarang…….

SIK ??????

Pada tanggal 24 November 2008, saya bersama Salim dan Sukma ikut pada acara Seminar Pengembangan Sistem Informasi Kesehatan berbasis LAN dan WLAN yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatn Kab Maros. Pada waktu itu, salah satu presenter pada seminar tersebut, yaitu dari Pusat Penelitian Sumber Daya Alam dan Kelautan Lembaga Penelitian Universitas Hasanuddin (PPSDAK LP-UNHAS) Makassar menayangkan slidenya dalam bentuk power point lalu dipresentasikannya. Tulisannya seperti ini “Simkes adalah software yang dirancang untuk menunjang kinerja Dinkes, dan untuk mengetahui segala bentuk informasi kesehtan yang terus terbaharui”. Secara spontan saya, Salim dan Sukma langsung saling tatap……………… suatu isyarat yang mengherankan tentang definisi tersebut.

Baca lebih lanjut

Reuni akbar IKA Unhas

IMG0023A Pada tanggal 5 Oktober 2008, di laksanakan gerak jalan santai yang merupakan salah satu acara Reuni IKA Unhas. Gerak jalan santai ini dimulai dari Lapangan Karebosi yang dilanjutkan ke Jl Ahmad Yani, Jl Jend Sudirman, Jl Haji Bau, Jl Arief Rate, Jl Sultan Hasanuddin, Jl Slamet Riyadi, Jl Ahmad Yani, dan finish di Lapangan Karebosi. Jalan-jalan yang dilalui akan ditutup selama dua jam. Gambar di samping ini adalah isteri saya (zaenab) yg juga alumni Unhas.
Acara gerak jalan santai ini dilepas oleh Gubernur Sulawesi Selatan (DR.Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH) yang didampingi oleh Rektor Unhas, Prof Dr dr Idrus A Paturusi SpBO, dan sekitar 120 ribu alumni Unhas dan ribuan warga akan meramaikan acara ini. Jumlahnya diperkirakan mencapai 40 ribu peserta.

Baca lebih lanjut

Lebaran dan Mall

Pada tanggal 28 September 2008, saya sekeluarga jalan-jalan ke Mall Panakkukang. Sebuah mall yang terbilang besar di Makassar. Bukan main banyaknya pengunjung. Mungkin karena menghadapi lebaran idul fitri. Semua los penjualan dipadati pengunjung, kecuali los penjualan makanan. Yang paling ramai adalah pada penjualn pakaian dan penjualan bahan makanan pokok. Mereka pada mau belanja untuk kebutuhan lebaran.

Ini adalah gambar pengunjung pada tempat penjualan sendal dan sepatu pada matahari dept store mall Panakkukang.

Setelah pulang, saya antri kurang lebih satu jam untuk mencapai pos pembayaran karcis parkir. Untuk kelua dari pintu parkir mall, memerlukan perjuangan, mungkin ini salah satu ujian puasa yang membutuhkan kesabaran untuk mencapai giliran untuk lepas dari iring-iringan antrian kendaraan yang macet. Selamat idul fitri 1429 H, Mohon maaf lahir dan bathin…………….

Berinternet gratis di rumah sampai bosan

Mulai hari ini Kamis 4 September 2008, saya bisa menggunakan internet sepuasnya biar dari pagi sampai pagi di rumah sendiri dengan gratis lagi. Wah suatu nikmat pemberian tuhan yg patut disyukuri.

Saya hanya memasang antena merk “Air Live” setinggi atap rumah, dapat menangkap signal hotspot yang sejauh 2 km dari rumah. Ya…… tinggal mengarahkan saja…. mau menangkap yang mana……? Tetapi selama ini saya terkoneksi dengan Poltekkes Makassar, kebetulan jaraknya berkisar 200 m dari rumah, otomatis signalnya kuennnnnnncang sekali.

Apa yang saya lakukan ini tidak merugikan Poltekkes karena tidak menambah pembayaran bulanannya. Lagian kan saya minta izin untuk nyantol dari rumah, karena itu sah2 saja kan. Tetapi jika seandainya saya tidak diizinkan, saya dapat memilih hotspot yang dapat ditangkap antena saya, tak ada masalah kan.

Kalau seandainya saya akan menjadikannya tetangga-net, sangatlah memungkinkan karena hanya menarik kabel dari rumah saya ke rumah para tetangga ataukah hanya membeli acces point kemudian dihubungkan ke antena saya, maka jadilah tetangga-net yang gratis.

Pengunjung yang budiman, silahkan mencoba………..

Dua tahun mencari bakmi Mbah Mo

Sejak mengikuti perkuliahan S2 di UGM pada bulan Agustus 2006, saya mengetahui adanya penjual bakmi khas Bantul dengan nama bakmi “Mbah Mo”, tapi tempatnya tidak tahu di mana ? Dengan mendengar informasi bahwa bakmi tersebut dibuat satu per satu, walaupun datangnya rombongan. Kemudian dalam penyajiannya tidak mengenal pejabat atau bukan, tetapi yang dianut adalah yang duluan datang, duluan pula dilayani. Baca lebih lanjut

Hati2 dengan telepon tawaran bantuan !!!!

Sekarang adalah musim penilaian dokter, paramedis dan puskesmas berprestasi di lingkup kerja Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Seiring dengan hal tersebut, marak pula terjadi penelepon gelap yang menawarkan bantuan mobiler, komputer pada puskesmas.

Pada hari Jumat 6 Juni 2008, saya dipertemukan dengan Kepala Puskesmas Bontomarannu Kabupaten Takalar Prov. Sulsel, karena ada yang menelepon beliau sebagai kepala puskesmas berprestasi dengan mengatas namakan saya (sudarianto). Tapi nomor telepon yang digunakan adalah 081380666119 (bukan nomor saya). Alangkah kagetnya saya dengan kejadian ini, tetapi untuk memastikan berita ini, saya segera menghubungi seksi puskesmas yang menangani penilaian ini, ternyata aksi telepon ini sudah merebak di Sulsel. Sudah banyak sekali puskesmas yang dijanji oleh oknum dengan mengatas namakan Dinas Kesehatan Prov. Sulsel, dan bahkan ada yang mengatas namakan dirinya adalah kepala dinas yang langsung menelepon yang bersangkutan.

Semoga penelepon2 gelap ini segera sadar dan mudah2an tidak ada masyarakat yang tertipu………..