Akhir-akhir ini, pemadaman listrik sangat akrab mendatangi masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) setiap hari. Besoknya, mati lagi…. mati lagi. Selain meresahkan warga, juga meningkatkan kepulan asap di mana-mana yang dapat mengakibatkan pencemaran udara.
Jika pemadaman listrik di malam hari, maka kepulan asap bisa timbul akibat pembakaran lilin. Tetapi jika salah-salah alias teledor, maka akan terjadi kepulan asap yang lebih dahsyat kalau terjadi kebakaran rumah. Kita harus waspada dalam penggunaan lilin jika terjadi pemadam listrik, letakkanlah pada tempat yang tidak mudah terbakar.
Jika pemadaman listrik terjadi pada siang hari, maka kepulan asap itu akan berasal dari hasil pembakaran tembakau rokok. Berdasarkan pengamatan saya tiap hari, di kantor tempat kami bekerja, berlangganan giliran pemadaman listrik minimal 2 jam. Sedangkan pada zaman sekarang ini, segala aktivitas perkantoran sangat tergantung dengan listrik. Begitu listrik mati, seluruh aktivitas terhenti, dan berubah dengan kumpul-kumpul cerita sambil bakar rokok. Dalam 2 jam, rokok sambung menyambung kali berapa mulut sama dengan sekian banyak kepulan asap yang ditimbulkan.
Dengan krisis yang dialami oleh PLN, maka sudah sepantasnya seluruh instansi wajib mengadakan mesin cadangan, begitu mati lampu, mesin cadangan nyala, kan tidak masalah. Selain pekerjaan tetap jalan, kepulan asap juga berkurang………………………………….
Komentar Terakhir