14
Feb
09

Kenapa belum banyak yg menggunakan Linux ?

Perkembangan distro linux cukup pesat. Peningkatan fitur dan kestabilan selalu mengiringi rilis terbaru sebuah distro. Open source, gratis, fleksibel dan memiliki banyak fungsi dan dukungan perangkat lunak yang banyak, serta support komunitas linux di seluruh dunia. Meski banyak memiliki kelebihan, tapi mengapa hanya sedikit pengguna komputer yang menggunakan OS pinguin ini sebagai OS utamanya? Untuk desktop, 90% menggunakan windows, 6% macintosh dan sisanya linux. Artikel ini tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan linux atau tujuan provokasi lainya.

Ada beberapa alasan yang membuat pengguna komputer enggan menggunakan linux sebagai OS utamanya. Alasan-alasan yang di jabarkan di artikel ini bersumber dari tulisan Adit,  tetapi saya muat pada blog ini karena tertarik dengan isinya. Pada artikel ini diungkapkan beberapa alasan orang-orang yang enggan menggunakan linux. Termasuk saya belum menggunakan linux. Berikut alasan yang kerap dilontarkan para pengguna komputer.

Pengoperasian Sulit?

Beberapa orang yang terbiasa menggunakan windows mengatakan bahwa linux sulit dalam pengoperasian. Konfigurasi sistem yang membingungkan dan beberapa distro masih menggunakan basis text untuk konfigurasi sistem yang vital. Selain itu, jika ingin mengubah setting dalam linux, harus menggunakan super user yang kadang membingungkan pengguna yang terbiasa dengan windows. Menurut saya, pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Saya termasuk tidak familiar di linux sehingga belum menggunakannya. Kata Adit pada artikelnya “Linux dengan GUI pengoperasianya sudah sama mudahnya dengan windows, hanya perlu pembiasaan saja. Distro seperti Mandriva, PCLinuxOS, ubuntu adalah distro yang pengoprasianya sama mudahnya dengan windows”.

Banyak Distro, Bikin Bingung?

Seorang pengguna pemula mengatakan bahwa dirinya enggan menggunakan linux karena terlalu banyak jenisnya (distro) sehingga membuatnya bingung. Ia lebih memilih menggunakan OS lain yang hanya ada 1 jenis dengan beberapa edisi (seperti windows). Menurut Adit, keragaman jenis distro linux adalah salah satu kelebihan linux. Karena pengguna dapat memilih distro linux sesuai selera atau bahkan membuat distro sendiri agar sesuai dengan selera.

Tidak Ada Game Linux Sekualitas Game Windows

Para gamer enggan ‘menyentuh’ sistem oprasi linux, karena semua game-game komersial dan populer hanya mendukung windows. Developer game tidak melirik linux karena linux dipandang sulit menghasilkan profit selain itu, pengguna linux juga tak sebanyak pengguna windows. Menurut Adit, memang benar. Tidak ada game komersial yang dirilis untuk OS linux. Sebenarnya ada cara untuk memainkan game windows di linux, yaitu menggunakan Cedega, namun software Cedega ini berbayar. Kalau hanya untuk game ringan, bisa menggunakan wine agar dapat memainkanya. Adit dapat memainkan GTA: San Andreas, GTA III, GTA:Vice City dan Hitman di linux menggunakan wine, lumayanlah. Jika windows memiliki API DirectX yang cukup terkenal di dunia game, linux dapat menggunakan OpenGL, hanya saja belum ada developer game untuk linux yang menghasilkan game secanggih game windows. Ada satu game linux yang menurut Adit cukup menarik, yaitu Alien Arena 2008.

Minim Dukungan Hardware dan Driver

Sebagian orang yang enggan menggunakan linux karena minimnya dukungan hardware serta driver untuk hardware tertentu. Sebenarnya tidak juga, saat ini produsen-produsen hardware kelas dunia mulai mendukung linux dan ke depannya mungkin masalah klasik ini akan semakin diminimalisir. Memang ada beberapa hardware yang tidak terdeteksi atau tidak ada driver untuk linux, contoh tv tuner bawaan laptop, modem usb, lan, infrared adapter dan beberapa lainya. Mudah2an di masa mendatang dukungan terhadap linux akan semakin banyak seiring peningkatan jumlah pengguna linux.

Software yang Digunakan tidak Tersedia di Linux

Ini alasan yang cukup sering dilontarkan pengguna komputer yang menggunakan komputer untuk bekerja. Software di linux sebenarnya cukup lengkap, hanya saja menurut beberapa pengguna, software di linux belum mampu menandingi software komersial windows. Seorang webmaster mengatakan, dirinya belum pernah menemukan software sehebat dreamweaver di linux. Ada pula editor foto yang terbiasa menggunakan photoshop kesulitan dalam mengoprasikan GIMP. Seorang pemilik studio pernah menanyakan, adakah software editing video yang kemampuanya menyamai software editing video windows di linux? Menurut Adit, hal ini terkait dengan dukungan produsen software terhadap linux. Macintosh yang berasal dari BSD dan masih sepupu linux dapat menjalankan software-software adobe karena dukungan adobe terhadap OS Apple ini.

Tidak Ada Waktu Untuk Belajar

Pepatah mengatakan, ‘waktu adalah uang’, sebagian dari pengguna yang enggan menggunakan linux kerena keterbatasan waktu yang dimiliki untuk mempelajari hal yang baru. Bisa dimaklumi, para eksekutif muda dan orang super sibuk tidak akan sempat memepelajari OS linux. Mereka cenderung memilih yang sudah ‘terbiasa’ dan mengerjakan pekerjaan dengan cepat. Contoh kasus, seorang editor foto yang telah menguasai dan terbiasa dengan photoshop mengerjakan pekerjaanya dengan GIMP, mau tidak mau editor tersebut harus mempelajari pengoprasian GIMP untuk mendapat hasil maksimal dan ini memerlukan waktu yang cukup banyak. Belum lagi jika mengalami masalah dengan linux, mungkin harus meluangkan waktu untuk mampir ke forum-forum komunitas. Solusi yang paling tepat adalah mengikuti training/kursus linux dan software-software opensource yang kini sudah mulai banyak.

Semua ini adalah alasan-alasan yang paling sering dilontarkan para pengguna komputer yang enggan menggunakan linux. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pengembang linux dan kita semua, by Adit.

Saya tambahkan satu lagi, yaitu :

Windows masih mudah dicorrupt ?

Kenyataan di lapangan, lebih banyak menggunakan windows bajakan dari pada original. Contoh, sewaktu saya masih kuliah, diantara 35 orang dalam satu kelas 33 orang diantaranya memiliki laptop, yang mengguakan windows original hanya dua orang. Termasuk saya masih menggunakan windows corrupt. Mungkin karena sudah terbiasa menggunakannya atau karena belum keluar fatwa MUI tentang itu.


5 Tanggapan ke “Kenapa belum banyak yg menggunakan Linux ?”


  1. Februari 19, 2009 pukul 1:09 am

    Assalamualaikum,
    saya sendiri pernah menggunakan Linux, namun karena belum terlalu familiar akhirnya saya memutuskan untuk mempartisi sistem di komputer saya menjadi Linux dan Windows XP
    mungkin anda benar, karena MUI belum mengeluarkan fatwa HAram untuk menggunakan produk bajakan, makanya masih banyak yang menggunakan produk itu,,..
    dan tentunya termasuk saya sendiri saat ini masih menggunakan Windows XP Bajakan…hehe :)
    Ironis Memang…
    SAlam Sukses

  2. Februari 22, 2009 pukul 2:44 am

    hehe.. nambah puyeng mas dar.. saya sih dah coba-coba ubuntu, memang sudah enak kok. tapi sepertinya kalau mau di masyarakatkan, kita masih butuh waktu dan kerja keras dari teman-teman team IGOS. mungkin kalau pakai cara “pemaksaan” gitu seperti dibeberapa negara, percepatan pemakaian linux bisa didapat. kalau perlu pake kepres supaya semua departemen make linux.

    Depkes berani gak ya ?

    btw windows saya asli lohhh. paket sama laptop hehe… ;)

  3. 3 Tami
    April 2, 2009 pukul 8:54 am

    Kalau bagi pengguna PC dengan skill menengah atau expert ya nda masalah make OS Linux ini, kalo bagi pemula saya saranin nanti aja dulu lah. Saya uda coba bermacam distro seperti ubuntu, kubuntu, open suse dan fedora dari berbagai versi release, tetap aja saya rasa susah dan jlimet kalau mau mengupdate aplikasi ataupun hardware. User kan maunya habis install OS uda bisa nyetel film atau muter mp3, kalo di linux ya nanti dulu…file2 tersebut kan dianggap memiliki license jadi tidak sembarangan dapat di eksekusi (kesimpulannya,…repot deh)
    Mau belajar lagi?? wah…perlu waktu dan otak lagi, jujur aja saya sebagai user pinginnya semua serba praktis sewaktu menggunakan PC (mau canggih kok repot? wallah…kalo bisa dipermudah, kenapa dipersulit?? hehehe…).
    Kalo saya sih ambil yg simpel aja…windows, noh ada yang baru dan legal…pake aja Windows7, aktivasi via LiveID ke microsoft akan dapat SN originalnya…gratis abis.
    Masalah windows bajakan?…tergantung sih cara liatnya dari sisi mana dulu, menurut saya…user adalah orang yang kesekian jika mau disalahkan, yang pertama dari microsoft sendiri dari segi markettingnya dan kenapa bikin software yang bisa dibajak (hayoo, liat noh OS Mac, tenang2 aja dia) trus dari pemerintah sendiri kenapa ngebiarin dijual dan direntalin CD tersebut…tapi disisi lain orang indonesia jadi lebih melek komputer kan?…(ngaku aja lah…)
    Ambil sisi positifnya aja dulu, nda perlu diributin masalah legal apa bajakan…toh Bill Gates sang pendiri dan empunya (masih??) Microsoft masih orang terkaya di dunia, tiap hari duitnya nambah bukannnya merugi akibat OS-nya dibajak orang. (jadi ujung2nya duit juga ya bro..hikhikhik)
    pis man, stay cool…

  4. 4 Geos
    Juni 7, 2009 pukul 1:00 am

    Linux emang murah seeh..cuman masih banyak software-sofware aplikasi yang belum support pada linux..dan masih terkesan kaku..

  5. 5 feriz
    Juni 25, 2009 pukul 7:38 pm

    @ tami.
    sekarang memang gampang buat bajakan, tapi dulu sewaktu XP pertama kali keluar betapa sulitnya membajak xp. namun seiring perkembangan jaman, cara2 pembajakan yang semakin beragam, maka semakin mudah xp dibajak. jadi MS ga mungkin ngeluarin OS yang mudah dibajak.
    MAC OS juga ga luput dari pembajakan kok? satu2nya alasan MAC dulu sukar dibajak, karena arsitektur sistem mac dan hardware beda dengan hardware kebanyakan. namun semenjak mac beralih ke intel dan tidak menggunakan processor sendiri, arsitektur lama MAC sudah hampir sama dengan kebanyakan PC lainya. CMIIW. sekarang orang gampang kok install MAC OS X di pc/laptop mereka dengan mudah, walaupun sejatinya PC/laptop tsb tidak didesain oleh mac..

    lalu ngapain windows mati2n basmi pembajakan, kalo mereka ga pedulu pembajakan?.

    saya sendiri awalnya setengah hati berpindah linux, (masih dualboot). dah berbagai distro saya coba. namun, setelah ubuntu naik daun, dan disertai banyaknya milis serta dukungan software yang banyak dan beragam. saya putuskan untuk menggunakan OS tunggal di laptop saya yang tidak lain adalah ubuntu 9.04. sekarang linux sudah bukan merupakan hal yang menakutkan kok. kalau anda pikir linux harus ada internet untuk install aplikasi, sekarang sudah tersedia kok DVD software untuk ubuntu. maksimal anda keluarkan duit 80rb. anda dah dapet 5 DVD berisi ribuan software ubuntu.

    untuk yang masih ingin menggunakan software2 windows, install aja WINE. game seperti counterstrike, dan warcraft/dotA, dan aplikasi seperti dreamweaver8, flashpro8, office 2003, delphi 7, photoshop 7, dll. semua jalan di ubuntu saya..



ALENA “BAPA’E”

Lahir dan besar di Bone, kemudian berdomisili dan mencari nafkah di Makassar

KALENDER

Februari 2009
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  

Facebook

Sudarianto Raddise's Facebook profile

Flickr Photos

Rumahku

Anto

Nuru&muti_pink

IMG0243A

Enab

anto_blog

More Photos
Watch videos at Vodpod and other videos from this collection.