Tienra pada artikelnya mengutarakan bahwa ada beberapa kebiasaan yang dapat merusak otak.Tidak disadari rutinitas sehari-hari dan kebiasaan motorik kita dapat menyebabkan kerusakan pada otak. Berikut merupakan rangkuman kegiatan sehari-hari yang secara tak langsung dapat merusak otak kita.
Tidak sarapan pagi
Mereka yang tidak menyempatkan untuk sarapan memiliki kadar gula darah yang rendah yang mengakibatkan berkurangnya suplai nutrisi ke otak.
Makan terlalu banyak
Terlalu banyak makan, apalagi yang kadar lemaknya tinggi dapat mengakibatkan pembuluh darah otak mengeras karena penimbunan lemak pada dinding pembuluh darah. Hal ini menyebabkan kemampuan kinerja otak menurun.
Merokok
Zat dalam rokok yang terisap akan mengakibatkan peyusutan otak secara cepat serta dapat menyebabkan penyakit Alzheimer.
Mengkonsumsi gula terlalu banyak
Konsumsi gula yang terlalu banyak akan menyebabkan terganggunya penyerapan protein dan nutrisi sehingga terjadi ketidakseimbangan gizi yang akan menggangu perkembangan otak.
Polusi udara
Otak adalah konsumen oksigen terbesar dalam tubuh manusia. Menghirup udara yang berpolusi menurunkan suplai oksigen ke otak sehingga dapat menurunkan efisiensi otak.
Kurang tidur
Otak perlu tudur untuk beristirahat dan memulihkan kemampuannya. Kurang tidur dalam jangka waktu lama akan mempercepat kerusakan pada otak.
Menutup kepala saat tidur
Kebiasaan tidur dengan menutup kepala meningkatkan konsentrasi zat karbondioksida dan menurunkan konsentrasi oksigen yang dapat menimbulkan kerusakan pada otak.
Menggunakan pikiran saat sakit
Bekerja terlalu keras atau memaksakan untuk menggunakan pikiran kita saat sakit dapat menyebabkan berkurangnya efektivitas otak serta dapat merusak otak.
Kurang menstimulasi otak
Berpikir adalah cara paling tepat untuk melatih otak. Kurangnya menstimulasi otek dapat menyebabkan mengkerutnya otak kita.
Jarang berkomunikasi
Komunikasi diperlukan sebagai salah satu sarana kemampuan kerja otak. Berkomunikasi secara intelektual dapat memicu efisiensi otak. Jarang berkomunikasi akan menyebabkan kemampuan intelektual otak jadi kurang terlatih.







jatuh tidak pake helm…
Termasuk juga, jika tiba2 pusing lantas tidak cepat diambilkan madu. Terima kasih ya Pak madunya….
waduh mas.. saya kok 50% dah ada..
- jarang sarapan pagi
- makan terlalu banyak
- banyak gula
- polusi udara kalau ke jogja
- menggunakan pikiran saat sakit, maklum, pelanggan menunggu
gawat nih hehe..
tambah satu lagi…otak sering diajak mikir yg “kotor2″……….
he…he…oh iya, betul juga
waduh, tambahan kok ya pas gitu toh bu… pengalaman siapakah gerangan ??
)